Kotawaringin Barat, lintasberita1.com – Kepala Desa Sungai Dau Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kotawaringin Barat (Kobar), Santo mengajak kepada seluruh perangkat desa dan semua elemen masyarakat untuk mengabdikan dirinya demi kemajuan di desanya. Hal itu ia sampaikan pada saat pelantikan 10 staf desa yang digelar di gedung pertemuan pada hari Selasa, (11/8) pagi. Ia menjelaskan, Sungai Dau merupakan desa yang paling muda dengan wilayah di ujung Kecamatan Arut Utara yang berbatasan dengan Kelurahan Ratau Pulut Kabupaten Seruyan.

“Kami ingin maju seperti layaknya desa-desa lain,” ucap Santo dalam sambutannya.

Ia menyampaikan banyak konflik yang terjadi di desanya khususnya persoalan KTP warga. Sebagian warga masih bingung harus memilih menjadi warga Kobar apa Seruyan. Karena ketakutan jika lahan perkebunan yang masuk di wilayah Kabupaten Seruyan nantinya akan hilang jika menjadi penduduk Kobar.

“Ini yang menjadi kebingungan warga. Apalagi batasnya juga belum jelas,” tandasnya.

Bahkan, kata Santo, setiap kali ada pertemuan warga yang rumahnya masuk di wilayah Seruyan enggan untuk sekedar berkumpul dengan warga lainnya. Menurutnya, persoalan ini harus mendapatkan perhatian serius dari Pemda Kobar agar tak ada lagi kebingungan yang dirasakan oleh warganya. Bukan hanya persoalan sosial, kata Santo, namun persoalan infrastruktur pun tidak kalah pentingnya. Mengigat akses jalan menuju kecamatan dan kabupaten masih sulit untuk dilalui baik roda empat maupun roda dua.