“BRG telah berencana untuk menyelenggarakan kegiatan lokakarya pengelolaan gambut untuk budidaya pertanian, sehingga praktek budidaya pertanian di lahan gambut tersampaikan dan mendapat masukan-masukan dari kelompok ahli maupun stakeholders untuk penyempurnaan tahap berikutnya, sehingga memperoleh hasil yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya,” ungkap Didy.

Saat di wawancarai lintasberita1.com, Dedy menerangkan, sejauh ini pertanian di lahan gambut sudah menghasilkan padi kurang lebih setengah ton per hektarnya. “Memang ini masih jauh dari kata berhasil, tapi setidaknya ini membuktikan bertani di lahan gambut itu bisa dilakukan dan menghasilkan, dan saya yakin hasil ini akan terus meningkat dengan pengalaman yang telah kami dapatkan selama ini,” punkas Didy. www.lintasberita1.com, #PERDI#