“Dari 43 kepala keluarga (KK) sebagian besar sudah mengungsi di aula kantor desa,” jelas Sulaiman kepada awak media.
Pada kesempatan yang sama Camat Arut Utara M.Nursyah Ikhsan saat meninjau lokasi mengatakan akan segera menyampaikan kepada pemerintah daerah atas kondisi yang menimpa warganya. Dirinya juga berpesan kepada seluruh Kepala Desa beserta jajarannya agar selalu memantau debit air dari waktu ke waktu di Sungai Arut serta mengontrol rumah warga yang terkena dampak.
“Semua Kades, khususnya desa-desa yang terkena dampak banjir ini saya meminta agar selalu dipantau setiap saat. Jika debit air sungai naik segeralah mereka dievakuasi di tempat yang lebih aman,” pinta Camat kepada Kades.

Selain memberikan arahan, Camat juga berkeliling ke rumah-rumah warga yang terendam banjir. Ia meminta agar mau pindah sementara waktu di tempat yang lebih aman demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.
“Pihak desa sudah menyiapkan tempat yang lebih aman. Jadi bapak ibu yang rumahnya terendam banjir saya meminta agar mau dievakuasi oleh pihak desa. Demi keamanan bersama,” tandasnya. (SM-LB1)

