Anggota Koramil 1014-04, Serma Julius mengatakan bahwa setelah mendapatkan informasi tentang musibah banjir dirinya bersama anggota yang lain ditugaskan oleh pimpinan agar mengecek lokasi dengan menggunakan speedboat milik satuannya itu. Bersama unsur Muspika ia berangkat ke Desa Kerabu untuk memastikan informasi tersebut.

“Kami ditugaskan untuk cek lokasi musibah sekaligus memantau rumah warga secara langsung,” ucapnya kepada lintasberita1.com.

Julius juga meminta kepada seluruh warga terkena dampak agar lebih berhati-hati adanya air susulan. Ia berharap warga yang rumahnya terendam air agar segera pindah sementara waktu demi keamanan.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Kapolsek Arut Utara, Ipda Rahis Fadhillah melalui Wakapolsek Ipda Bob Erwin Rikumahu mengimbau kepada seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan musibah banjir ini. Mengingat, kata Bob Erwin, cuaca saat ini tidak menentu dan curah hujan yang sangat tinggi.

“Kepada seluruh warga Desa Kerabu dan juga bapak Kepala Desa agar lebih berhati-hati, mengingat saat ini cuaca tidak menentu. Jaga kesehatan dan keselamatan seluruh warga khususnya di Desa Kerabu dan umumnya di semua desa terkena dampak banjir ini,” ujarnya.

Kepala Desa Kerabu, Sulaiman mengatakan jika semua warga yang terdampak banjir diminta segera pindah ke aula desa. Pasalnya, debit air sungai semakin naik karena dari desa Panahan yang merupakan desa ujung Sungai Arut curah hujannya masih tinggi.