Upaya pengelolaan sumberdaya kelautan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pemangku kepentingan, masyarakat setempat, maupun keanekaragaman hayati yang dilestarikan dengan memastikan keberlanjutannnya. Target pengelolaan menjaga keutuhan ekosistem yang ada didalam antatara lain terumbu karang, lamun dan diluar kawasan, melestarikan keanekaragaman jenis sumberdaya hayati, terutama jenis-jenis yang dilindungi dugong, penyu dan ikan ikan karang

Kegiatan pemanfaatan yang diperbolehkan di kawasan konservasi adalah penangkapan ikan, pembudidayaan ikan, pariwisata alam perairan dan penelitian pendidikan. Tata kelola perikanan dapat dipahami sebagai sebuah proses interaksi antara sektor publik (pemerintah) dan sektor privat (komunitas perikanan seperti nelayan , pengusaha perikanan, pembudidaya ikan, pengolah ikan, industri perikanan maupun pedagang perikanan) yang dilakukan untuk dan menciptakan kesempatan memecahkan persoalan di bidang perikanan, seperti peningkatan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan, pelestarian sumberdaya.

Adapun bentuk tanggung jawab yang perlu kita lakukan bersama adalah terkait pemulihan sumber daya ikan dengan salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk pemulihan, mengelola dan mengendalikan sumber daya ikan dan habitatnya yang dapat mendukung kawasan konservasi perairan secara berkelanjutan.