Kotawaringin Barat, lintasberita1.com – Dampak positif dari wabah virus corona bagi warga Desa Riam Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kotawaringin Barat, Kalteng, adalah kembali pada kehidupan sebelumnya. Masa lampau warga desa itu dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya adalah dengan cara memanfaatkan kekayaan alam di sekitarnya.

Sekarang, saat pandemi covid-19 ini melanda, mereka kembali menggantungkan hidupnya dengan cara yang sama dilakukan para pendahulunya. Terutama bahan sayur-mayur, hampir 3 bulan ini mereka mengambilnya dari alam yang sudah tersedia. Bukan itu saja, sebagai lauk-pauknya para penduduk juga menangkap ikan dari sungai Arut yang sudah banyak tersedia di sana.
Ketua PKK Desa Riam, Dewi Susanti mangatakan alasan para penduduk memanfaatkan potensi alam yang ada lantaran para penjual sayur yang merupakan pedagang dari luar daerah tidak diperkenankan masuk. Hal ini untuk mengantisipasi menularnya virus corona di Desa Riam.
“Para penduduk mengambil daun singkong, rebung, pakis dan lain sebagainya dari hutan. Bapak-bapak juga memancing, mereka membantu untuk kebutuhan makan setiap harinya,” tandas Dewi yang merupakan istri Kepada Desa Riam, Jumat (5/6) siang.

Dewi menjelaskan, para penduduk saat ini hanya membeli bahan makanan pokok yaitu beras, selebihnya warga cukup ke hutan mencari apa yang dibutuhkan. “Semuanya sudah tersedia,” ucapnya.

