Palangka Raya. lintasberita1.com – Untuk menjaga kehormatan dan harga diri masyarakat Adat Dayak kalteng koalisi masyarakat Adat dan ormas Dayak kalteng melapor perbuatan dan kelakuan buruk dari Ormas TBBR yang berpusat di pontianak kalbar kepada MADN di jakarta.

Laporan pengaduan ini merupakan tindak lanjut dari aksi damai yg dilakukan oleh koalisi masyarakat Adat Dayak kalteng hari jumat tgl 6 Nopember 2021 lalu di Bundaran Besar palangka Raya, dan untuk menjawab berbagai spekulasi- spekulasi murahan yang ramai dibicarakan orang terkait aksi kami tersebut ,serta untuk mempertegas alasan kenapa kami sampai melapor perkara itu ke MADN berikut penjelasanya :

1.karena pasca aksi Damai yg kami lakukan ternyata pihak Tbbr ini sama sekali tidak ada niat baik untuk menghargai kami masyarakat kalteng, pihak tbbr (jilah) malah menantang dgn mengeluarkan statement di medsos bahwa tidak ada orang yang mampu menghentikan dia menyatukan Dayak dengan pola Bangkule Rajang yang penuh dengan kekerasan.

2.karena DAD prov kalteng sekarang masih Demisioner

3.karena mengingat MADN adalah induk dari semua organisasi yang berbasis masyarakat Adat Di sepulau kalimantan.

Laporan kepada MADN ini juga ditembuskan kepada pihak pihak terkait seperti Menkopolhukam, Menkumham, Menhan, Mendagri, ksp, Pangdam VI Tanjung Pura, Gubernur Kalteng, Gubernur Kalbar, Kapolda kalteng, Kapolda Kalbar, Dandrem 102 pp dan Danrem Kalbar, ketum DAD Kalteng,Ketum DAD
Kalbar, Kesbangpollinmas Kalteng sebagai laporan dan perlu diketahui juga oleh publik bahwa kenapa kami koalisi masyarakat Adat Dayak dan ormas kalteng ini menolak keberadaan ormas TBBR Ini di kalteng bukan karena seperti yang diperbincang oleh oknum- oknum tertentu termasuk beberapa org oknum tokoh Dayak di luaran, masalahnya tidak sesederhana itu, tapi masalah kehadiran TBBR ini dikalteng sudah menyangkut kepada hal hal yang perinsif dan pundamental dimana kehadiran TBBR itu sudah mendegradasi budaya dan kearifan lokal masyarakat Adat Dayak kalteng yang sudah tertata dalam kaidah palsafah huma betang dan belom bahadat, dimana di dalamnya ada azas kesopanan,azas bertatakerama dan Azas kebermoralan yang tinggi,tapi oleh TBBR hal itu mau dirobah dengan pola pola yang penuh dgn kekerasan dan kekebrutalan,dan kami sebagai ormas sdh mendengar dan menyaksikan.