Dwi lebih detail mengatakan, Pos Pos Hidrologi yang Tersebar di Beberapa Titik Lokasi pada Kabupaten/Kota di Provinsi Provinsi Kalimantan Tengah Diharapkan dapat Memenuhi Kebutuhan Data-Data Hidrologi untuk beberapa Kepentingan seperti Konsultan/Perencana.

“Kualitas Data yang Diperoleh harus bisa Dipertanggungjawabkan Keabsahan serta Keakuratan Data sehingga Meminimalisir Kesalahan dalam Perencanaan yang Berkelanjutan,” tutur Diana kepada awak media ini.

Diana juga menekankan, untuk Mengamankan Keakuratan Data, Unit Hidrologi dapat Memberikan Panduan Tugas dan Tanggung Jawab Petugas Hidrologi Di Lapangan. Upaya Pengelolaan dan Publikasi Data Hidrologi Tidak Akan Mungkin Berhasil Tanpa Dukungan Petugas Hidrologi dan Unit Hidrologi BWS Kalimantan II yang saling Berkomitmen.

“Agar kegiatannya terarah, Terkoordinir dan bersinergi maka dipandang perlu diadakan Bimbingan Teknis bagi Para Petugas Pos Hidrologi, untuk menambah ilmu, wawasan dan peningkatan kemampuan sebagai pengelola. Karena bimbingan teknis ini sangat penting bagi kita semua terkait dengan perencanaan pembangunan dan juga prediksi bahaya banjir,” pungkas Dwi.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Catur Winarti, SP, para pejabat struktural di lingkungan BWS Kalimantan II, para pejabat fungsional di lingkungan BWS Kalimantan II, dan narasumber serta seluruh peserta pada kegiatan peningkatan kapasitas petugas pos hidrologi BWS Kalimantan II. www.lintasberita1.com, #PERDI#