PALANGKA RAYA, Lintasberita1 – Salah satu tugas pokok Balai Wilayah Sungai adalah mengelola hidrologi dan kualitas air. Data Hidrologi dan Kualitas air adalah data yang menjadi dasar dari perencanaan kegiatan pengelolaan SDA di wilayah.
Data hidrologi perlu dikelola dalam suatu sistem hidrologi agar tersedia informasi sumber daya air yang akurat, benar, dan tepat waktu bagi semua pihak yang berkepentingan.
Oleh karena itu, perlu didukung sumber daya manusia (SDM), yang mempunyai pengetahuan dan kemampuan mengoperasikan tentang pos hidrologi dan peralatannya.
Dalam rangka menjamin kebenaran dan keakuratan pencatatan data dilapangan, BWS Kalimantan II melaksanakan kegiatan bimbingan teknis kepada 30 orang Petugas pos jaga hidrologi untuk wilayah kerja Kabupaten Seruyan, Kotawaringin Timur (Kotim), Katingan, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.
Kegiatan Bimbingan Teknis ini dilaksanakan selama dua hari sejak 7-8 Juni 2021 di Hotel Luwansa Kota Palangka Raya.
Dalam sambutannya, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II (BWSK-II) Ir. Dwi Cahyo Handono Setyawan, SP, mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan petugas yang menangani kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Pos Hidrologi di Wilayah Sungai di Kalimantan Tengah.
Mengingat Begitu Pentingnya Data Hidroklimatologi Dalam Perencanaan dan Perancangan Infrastruktur Sumber Daya Air, Petugas Hidrologi yang Tersebar Di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Harus Meningkatkan Pengetahuan dan Pemahaman Terkait Pengumpulan Data Sebelum Dilakukan Pengolahan hingga Penyajian Data oleh Petugas Unit Hidrologi BWS Kalimantan II.
Dwi lebih detail mengatakan, Pos Pos Hidrologi yang Tersebar di Beberapa Titik Lokasi pada Kabupaten/Kota di Provinsi Provinsi Kalimantan Tengah Diharapkan dapat Memenuhi Kebutuhan Data-Data Hidrologi untuk beberapa Kepentingan seperti Konsultan/Perencana.
“Kualitas Data yang Diperoleh harus bisa Dipertanggungjawabkan Keabsahan serta Keakuratan Data sehingga Meminimalisir Kesalahan dalam Perencanaan yang Berkelanjutan,” tutur Diana kepada awak media ini.
Diana juga menekankan, untuk Mengamankan Keakuratan Data, Unit Hidrologi dapat Memberikan Panduan Tugas dan Tanggung Jawab Petugas Hidrologi Di Lapangan. Upaya Pengelolaan dan Publikasi Data Hidrologi Tidak Akan Mungkin Berhasil Tanpa Dukungan Petugas Hidrologi dan Unit Hidrologi BWS Kalimantan II yang saling Berkomitmen.
“Agar kegiatannya terarah, Terkoordinir dan bersinergi maka dipandang perlu diadakan Bimbingan Teknis bagi Para Petugas Pos Hidrologi, untuk menambah ilmu, wawasan dan peningkatan kemampuan sebagai pengelola. Karena bimbingan teknis ini sangat penting bagi kita semua terkait dengan perencanaan pembangunan dan juga prediksi bahaya banjir,” pungkas Dwi.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Catur Winarti, SP, para pejabat struktural di lingkungan BWS Kalimantan II, para pejabat fungsional di lingkungan BWS Kalimantan II, dan narasumber serta seluruh peserta pada kegiatan peningkatan kapasitas petugas pos hidrologi BWS Kalimantan II. www.lintasberita1.com, #PERDI#

