Kotawaringin Barat, lintasberita1.com – Hari ke 5 bencana banjir di Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng, jumlah rumah warga yang terendam air bertambah pesat. Dari jumlah sebelumnya yakni 204 rumah warga yang tersebar di 6 desa dan 1 kelurahan kini jumlah itu naik dua kali lipat.

Sesuai pantauan awak media di lokasi bencana dan data yang diperoleh dari pihak kecamatan sebanyak 432 rumah (KK) yang terendam air akibat meluapnya Sungai Arut tersebut. Data itu meliputi Desa
Panahan 49 rumah, Pandau 3 rumah, Kerabu 66 rumah, Gandis 53 rumah, Sukarame 18 rumah, Sambi 35 rumah, Kelurahan pangkut 208 KK yang tersebar di 5 RT yakni mulai RT 1-5.

Wakil Bupati Kobar, Ahamdi Riansyah dalam lawatannya di lokasi bencana pada Kamis (25/6) siang, mengatakan pemerintah daerah akan terus membantu warga terdampak baik dalam bentuk makanan pokok yang bersumber dari berbagai pihak, maupun kebutuhan yang mendesak lainnya.

Ahmadi bersama anggota DPRD, BPBD, Camat, Danramil, Kapolsek, Tagana, Puskesmas serta perangkat desa bersama-sama meninjau lokasi bencana sekaligus memberikan bantuan kepada warga secara simbolis di Desa Kerabu dan Gandis.

Selain memberikan bantuan, saat menemui warga terdampak Ahmadi juga meminta agar warga mau dievakuasi di tempat yang lebih aman.

“Bapak dievakuasi ke tempat yang lebih aman saja ya,” pinta Ahmadi kepada Mahdi, 62 tahun warga RT 3 Kerabu yang rumahnya terendam air setinggi 1,5 meter.