PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com – Pemerintah Kota Palangka Raya mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai belanja mencapai Rp1,27 triliun lebih. Dalam rancangan tersebut, belanja modal mengalami kenaikan 18,56 persen dibandingkan alokasi APBD murni, menjadi Rp232,8 miliar lebih.

Rancangan Perubahan APBD itu disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dalam Rapat Paripurna Ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 DPRD Kota Palangka Raya, Senin (31/8/2026).

Dalam paparannya, Fairid menyebut target pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp1,22 triliun lebih, meningkat 2,41 persen dari pagu APBD murni sebesar Rp1,19 triliun lebih. Sementara itu, belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp1,27 triliun lebih atau naik 4,26 persen dari alokasi sebelumnya sebesar Rp1,22 triliun lebih.

“Struktur dan volume Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 disusun dengan target dan plafon yang disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan fiskal daerah setelah dikonsultasikan dengan Badan Anggaran DPRD Kota Palangka Raya,” kata Fairid.

Dari sisi pendapatan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp375,7 miliar lebih, meningkat 4,53 persen dibandingkan target awal Rp359,4 miliar lebih. Kenaikan ini menjadi salah satu komponen yang mendorong perubahan proyeksi pendapatan daerah.