Kotawaringin Barat, lintasberita1.com – Sedikitnya 104 rumah dari tiga desa di Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng terendam banjir dengan ketinggian 1 hingga 1,5 meter. Ketiga desa tersebut adalah Desa Kerabu sebanyak 43 rumah,
Desa Pandau sebanyak 16 rumah dan desa Sambi 45 rumah.

Musibah banjir itu disebabkan curah hujan tinggi sehingga debit air Sungai Arut naik drastis selama tiga hari terakhir ini. Selain tiga desa tersebut, banjir juga mulai naik di pemukiman warga di Kelurahan Pangkut, Desa Sukaramai dan Desa Gandis. Dalam pantauan awak media bersama Camat Arut Utara, anggota Polsek serta anggota Koramil dengan menggunakan speedboat Kodim 1014/Pangkalan Bun sebagian besar warga Desa Kerabu itu sudah mengungsi.

Kepala Desa Kerabu, Sulaiman mengatakan jika semua warga yang terdampak banjir diminta segera pindah ke aula desa. Pasalnya, debit air sungai semakin naik karena dari desa Panahan yang merupakan desa ujung Sungai Arut curah hujannya masih tinggi.

“Dari 43 kepala keluarga (KK) sebagian besar sudah mengungsi di aula kantor desa,” jelas Sulaiman kepada awak media, Selasa (23/6) sore, di rumahnya yang juga terkena dampak banjir itu.

Camat Arut Utara M.Nursyah Ikhsan saat meninjau lokasi musibah mengatakan akan segera menyampaikan kepada pemerintah daerah atas kondisi yang menimpa warganya. Dirinya juga berpesan kepada seluruh Kepala Desa beserta jajarannya agar selalu memantau debit air dari waktu ke waktu di Sungai Arut serta mengontrol rumah warga yang terkena dampak.