“Semua Kades, khususnya desa-desa yang terkena dampak banjir ini saya meminta agar selalu dipantau setiap saat. Jika debit air sungai naik segeralah mereka dievakuasi di tempat yang lebih aman,” pinta Camat kepada Kades.

Selain memberikan arahan, Camat juga berkeliling ke rumah-rumah warga yang terendam banjir. Ia meminta agar mau pindah sementara waktu di tempat yang lebih aman demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.
“Pihak desa sudah menyiapkan tempat yang lebih aman. Jadi bapak ibu yang rumahnya terendam banjir saya meminta agar mau dievakuasi oleh pihak desa. Demi keamanan bersama,” tandasnya.
Perlu diketahui, jarak tempuh dengan menggunakan speedboat dari Kantor Kecamatan melalui pelabuhan Sungai Arut Kelurahan Pangkut menuju Desa Kerabu ditempuh kurang lebih 2.5 jam. Dua speedboat yang merupakan milik Kodim 1014/PBN dengan kapasitas muat 10 orang dan milik BPBD Kobar itu berangkat mulai pukul 1 siang dan kembali pada pukul 8 malam dengan membawa 12 penumpang. (SM-LB1)

