KOBAR, lintasberita1.com – Belasan warga negara asing (WNA) asal negara China keberadaanya di Kelurahan Pangkut, Arut Utara (Arutara), Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah tidak terdata di Kelurahan, Kecamatan dan Imigrasi Kobar. Kesebelas WNA itu sebagai Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berdomisili di Pangkut dengan menyewa rumah milik beberapa warga dengan lokasi yang berbeda.
“Mereka kerja di PT Esbury Kalteng Mining (EKM) Pangkut sebagai teknisi,” jelas narasumber pemerintahan yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu (18/3) sore.
Ditambahkannya, semula jumlahnya ada 12 WNA China dan 1 WNA kewarganegaraan India namun saat ini 3 dari warga China yang disinyalir sebagai investornya sudah kembali ke Jakarta. Dari sekian banyak TKA itu hanya satu yang bisa berbahasa Indonesia. Dan sementara sudah ada beberapa dokumen yang dikantongi oleh pihak Kelurahan Pangkut.
“Data yang kami miliki sekarang ada 8 WNA China dan 1 WNA dari negara India. Jumlahnya sembilan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan para WNA sudah tinggal di Pangkut kurang lebih 2 bulan dan sebagian tidak ada di tempat kerja karena sedang ke Pangkalan Bun Kobar.
Dalam waktu yang sama Lurah Pangkut, Guntur Setyawan saat dihubungi melalui pesan singkat (WA), ia menjelaskan jika para WNA itu sudah ada datanya di Kelurahan Pangkut meski dalam pantauan tim lintasberita1.com baru hari ini data itu masuk.

