
“Membayar bisyaroh kepada guru ngaji harus ikhlas. Karena uang jumlahmya tak seberapa itu tidak sebanding dengan ilmu yang didapat oleh anak cucu kita,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) Banser NU Pimpinan Cabang Kabupaten Kobar, Jaty Suminto mengatakan dalam giat pengepaman kali ini jajaran Satkorcab dan Satkoryon diminta panitia untuk membantu pengamanan acara pengajian tersebut. Jaty mengatakan ada 30 personil Banser yang ikut menjaga jalannya kegiatan malam itu.
“Kami bagi beberapa titik membantu pihak kepolisian dan juga pihak panitia dalam acara ini,” jelasnya.
Ia bahkan menjelaskan jika selama ini Banser selalu ikut andil bagian dalam setiap kegiatan. Baik itu tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten.
“Semua itu aksi sosial kami (Banser) dalam memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara. Tanpa memungut biaya sepeserpun, karena mental kami sudah terbentuk dalam berkhidmat di NU ini,” pungkasnya. Www.lintasberita1.com, #Suhud Mas’ud#

