KOBAR, lintasberita1.com – Rapat koordinasi (Rakor) penanganan pandemi covid-19 malalui sambungan video call jarak jauh (telecoference) oleh Pemda Kotawaringin Barat (Kobar) yang digelar di ruangan kerja Camat Arut Utara (Arutara), M.Nursyah Ikhsan diikuti seluruh Kades se Arutara, Senin (20/4) pagi. Pasalnya, Kecamatan Arutara tidak ada sinyal HP sehingga para Kades terpaksa harus bergabung di Kantor Kecamatan.

Dalam telecoference itu Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah yang sekaligus menjadi pimpinan Rakor menyampaikan keprihatinan atas wabah ini. Ia juga meminta semua pihak agar saling bahu-membahu dan saling mendukung dalam memutus mata rantai virus corona ini.

Dalam kesempatan ini pula Wakil Bupati juga memberikan waktu dengan durasi 5 hingga 10 menit kepada perwakilan setiap kecamatan dan desa untuk melaporkan perkembangan terkini tentang penanganan covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Camat Arut Utara, M. Nursyah Ikhsan dalam telecofrencenya memaparkan dalam penanganan pandemi covid-19 ini seluruh desa se Arut Utara sudah diportal, penyemprotan disifektan dan termometer infra merah guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Camat juga meminta ijin kepada Pemda Kobar untuk menutup jalan akses dua desa antara Nangamua dan Umpang mengingat ada salah satu warga yang positif terpapar virus corona dari desa Umpang tersebut.