PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Pernyataan sikap Satuan Relawan Indonesia (Satria) Kalteng beberapa waktu lalu mendapat tanggapan serius dari Ketua Umum PP Satria, Bambang Haryadi yang disampaikannya di salah satu media Online nasional.

Dimana dalam tanggapannya tersebut, Ketum menginstruksikan seluruh kader Satria di wilayah Provinsi Kalteng agar kembali berjuang memenangkan pasangan calon yang diusung Partai Gerindra.

Menyikapi tanggapan Ketum PP Satria, Bambang Haryadi tersebut, Sekretaris Satria Kalteng Achmad Dimiaty, mengatakan terkait penarikan dukungan dari salah satu paslon Gubernur, oleh SATRIA Kalteng. Kami memahami, bahwa Ketua Umum ingin segera menyudahi polemik yang terjadi, dan sebenarnya sesuai dengan keinginan SATRIA Kalteng.

Namun, dikarenakan masih ada yang kami rasa kurang sesuai dengan kenyataannya, kami ingin memberikan klarifikasi. Untuk itu, SATRIA Kalteng mengadakan pertemuan kembali pada hari Rabu tanggal 27 Oktober 2020.

Dimiaty menyampaikan, dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada Ketua Umum PP Satria, Kami ingin mengklarifikasi beberapa poin, dari pernyataan beliau. Antara lain, bahwa pernyataan kemaren, adalah bukan sikap organisasi SATRIA, dan pernyataan sikap tersebut, merupakan pernyataan orang per-orang.

“Kami klarifikasi, bahwa pernyataan sikap SATRIA Kalteng tanggal 23 Oktober 2020 lalu, memang benar bukan sikap PP SATRIA GERINDRA, dan organisasi SATRIA secara umum, tapi merupakan pernyataan resmi PD SATRIA Kalteng, dan bukan pernyataan orang per-orang. Karena pernyataan tersebut telah disepakati, dan mendapat persetujuan secara kolektif dari Pengurus PD SATRIA Kalteng (sudah melalui rapat/musyawarah pengurus),” jelas Dimiaty.

Juga mengenai kalimat tidak ada alasan yang jelas terkait sikap Satria Kalteng. Sebenarnya SATRIA Kalteng telah melaporkan secara umum kepada PP SATRIA, dasar (beberapa alasan) terkait hal-hal yang melatar belakangi pernyataan sikap tersebut. “Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga permasalahan/polemik yg terjadi, segera selesai,” imbuh Dimiaty.

Dimiaty melanjutkan, mungkin pengurus SATRIA Kalteng saat ini kurang cocok dalam organisasi seperti SATRIA GERINDRA. Karena bisa membangkang dari kebijakan SATRIA secara umum.

“Untuk itu, kami memohon maaf kepada seluruh rekan-rekan Pimpinan, dan anggota SATRIA seluruh Indonesia, atas kegaduhan yang telah terjadi. Kami Pengurus PD SATRIA Kalteng telah sepakat, dan siap untuk diberhentikan dari kepengurusan SATRIA GERINDRA,” pungkasnya.

Sebagai penguat, Ketua PD SATRIA Kalteng M Syafrudin Pasaribu juga mendukung dengan sikap Satria Kalteng. “Saya sangat setuju dan mendukung dengan pernyataan sikap Satria Kalteng untuk menarik mundur anggotanya dalam tim pemenangan paslon Gubernur Kalteng yang diusung oleh partai Gerindra,” tandasnya. www.lintasberita1.com, #PERDI#