“Rupanya Pak Kapolres Kobar terjun sendiri memberikan bantuan. Seandainya semua pejabat seperti ini ya kehidupan masyarakatnya akan lebih baik,” ucap warga saat ditemui dalam kerumunan yang enggan menyebutkan namanya.

Perlu diketahui, Damang Tanding yang merupakan warga asli dari Desa Panahan Arutara ini terpilih sebagai Damang pada 3 tahun silam. Mengingat Kantor Kademangan tidak ada dan tanggungjawab yang melekat di pundaknya, Tanding terpaksa harus hijrah ke Kelurahan Pangkut yang merupakan Ibu Kota Kecamatan Arut Utara untuk menunaikan tugas-tugasnya.

“Tidak ada kantor. Saya dan istri numpang berteduh di rumah anak. Untung menantu saya orang Pangkut,” ujarnya.

Ia mengatakan, kadang merasa tak nyaman jika menerima kunjungan. Bukan apa, karena kondisi rumah yang mungkin dianggap kurang layak pada umumnya. Tanding juga menjelaskan jika dirinya saat ini sudah diberikan ruangan oleh Camat M.Nursyah Ikhsan untuk ruang kerjanya.

Kendati demikian, Tanding menjelaskan jika dirinya masih merasa enggan karena tidak adanya baju seragam dan yang sering ia pakai merupakan baju pemberian dari para pejabat daerah.

“Tidak dapat baju seragam, ya pakai baju seadanya. Bahkan gaji saya 1 tahun saja belum dibayar tahun 2019 lalu. Tapi ya tetap saja saya tunaikan kewajiban saya,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Tanding banyak mengucapkan puji syukur disaat mendapatkan perhatian dari Kapolres Kobar berupa bantuan rehab tempat tinggalnya. Dengan harapan rumah yang ia huni sama seperti rumah pada umumnya.