PALANGKA RAYA,Lintasberita1.com, – Dampak Pandemi Covid-19 yang juga terjadi di Kota Palangka Raya, salah satunya ialah bertambahnya anak yatim piatu akibat orang tua yang meninggal terpapar Covid-19. Hal ini perlu menjadi tanggungjawab bersama untuk memberikan penangan kepada anak-anak yang kehilangan orang tuanya tersebut.

Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita melihat dapak dari Covid-19 yang saat ini melanda Kota Palangka Raya. Ada banyak anak-anak yang kehilangan orang tuanya dan menjadi yatim piatu akibat pandemi tersebut.

“Tentu kita sangat prihatin terhadap nasib mereka, dan ini juga menjadi tanggungjawab pemerintah serta semua pihak untuk membantu meringankan beban hidup mereka,” katanya, Kamis (2/9/2021).

Dengan adanya anak-anak yang harus kehilangan orang tuanya tersebut, Ruselita mengatakan bawah pemerintah setempat harus memberikan bantuan kepada anak-anak tersebut. Termasuk mencarikan solusi mengatasi berbagai permasalahan yang mereka hadapi.

Namun sebelumnya, ia mengingatkan bahwa penting bagi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk melakukan validitas data agar bisa menjadi solusi serta acuan bagaimana penanganan terhadap anak-anak piatu dan yatim piatu korban Covid-19.

Misalkan, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dapat mendata jumlah anak yatim disekolah-sekolah yang orangtuanya meninggal karena Covid-19.

“Pendataan ini penting, sehingga anak-anak itu bisa ditangani, dan dapat menerima bantuan peralatan sekolah, seperti pakaian sekolah, sepatu dan lain sebagainya,” sebut Ruselita.

Disisi lain tambahnya, perlu ada solusi bersama yang berkenaan dengan pengalokasian anggaran yang bersifat kemanusiaan. Misalnya bersumber dari dari APBD, sehingga dilakukan upaya duduk bersama antara legislatif dan eksekutif untuk membahas khusus masalah anak kehilangan orang tua akibat pandemic, yang terkait dengan anggaran.

“Kami dari DPRD akan mendukung adanya solusi untuk memperhatikan keberlangsungan anak yatim maupun yatim piatu sebagai korban yang terdampak akibat Covid 19,” pungkasnya. (mcisenmulang/tim)