Ia menyarankan agar keluarga memperbanyak aktivitas alternatif, seperti berolahraga, membaca buku, bermain permainan tradisional, dan melakukan kegiatan bersama. Aktivitas tersebut dapat membantu anak mengembangkan kemampuan sosial sekaligus menjaga keseimbangan antara waktu menggunakan gadget dan kegiatan sehari-hari.

Selain keluarga, Nenie juga mendorong pihak sekolah dan lingkungan masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi literasi digital kepada anak-anak. Edukasi ini penting agar mereka mampu mengenali konten yang sesuai usia, menjaga keamanan saat beraktivitas di internet, serta memahami etika dalam menggunakan teknologi.

“Penggunaan gadget tidak bisa dihindari, tetapi harus disikapi dengan bijak. Dengan pengawasan dan edukasi yang tepat, anak-anak tetap dapat berkembang secara sehat di tengah kemajuan teknologi,” tutupnya.

Ia berharap, sinergi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membangun kebiasaan digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab. *#TIM#* www.lintasberita1.com