PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com – Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah, meminta pemerintah kota segera memperbaiki ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Menurutnya, kerusakan infrastruktur jalan harus menjadi perhatian serius, terlebih jika kondisi tersebut telah menimbulkan insiden yang merugikan pengguna jalan. Penanganan tidak boleh menunggu sampai muncul korban berikutnya.

“Kami tentu prihatin dengan adanya kejadian yang menimbulkan korban. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, sehingga jalan-jalan yang kondisinya membahayakan perlu segera mendapatkan penanganan,” kata Mukarramah, Kamis (18/6/2026).

Ia menilai, peristiwa di Jalan Lele harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi infrastruktur. Ruas jalan yang berisiko perlu segera diidentifikasi agar perbaikan dapat dilakukan sebelum menimbulkan dampak yang lebih serius.

“Jangan sampai setelah ada kejadian baru dilakukan penanganan. Pemerintah perlu memperkuat pengawasan dan mempercepat respons terhadap laporan terkait jalan rusak maupun fasilitas umum lainnya,” ujarnya.

Mukarramah juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membantu pemerintah mendeteksi kerusakan infrastruktur. Warga diharapkan segera melaporkan jalan berlubang, lampu penerangan yang tidak berfungsi, maupun fasilitas umum lain yang berpotensi membahayakan pengguna.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Ketika ada jalan berlubang, lampu penerangan yang mati, atau fasilitas publik yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada instansi terkait agar dapat ditangani lebih cepat,” lanjutnya.

Di sisi lain, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya yang turun langsung meninjau lokasi dan mengevaluasi kondisi Jalan Lele setelah keluhan warga ramai dibicarakan di media sosial.

Namun, Mukarramah berharap tindak lanjut pemerintah tidak hanya terfokus pada satu lokasi. Pemeriksaan kondisi jalan perlu dilakukan secara menyeluruh, terutama pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan dan berisiko mengganggu keselamatan masyarakat.

“Kami berharap evaluasi ini tidak hanya dilakukan di satu lokasi saja, tetapi juga menyeluruh terhadap ruas-ruas jalan lain yang membutuhkan perhatian. Dengan demikian, kejadian serupa dapat dicegah dan keselamatan masyarakat lebih terjamin,” tutupnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com