PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Aliansi Masyarakat Dayak Lintas Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan melaksanakan kongres pada 17-19 September 2020 yang nantinya akan dibuka secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah yang akan melibatkan peserta kongres dari perwakilan DAS yang hanya dibatasi maksimal 100 orang yang terdiri dari berbagai unsur seperti dari perguruan tinggi, politik, pemerintah, tokoh adat, dan lainnya. Jumat (11/09/2020) Siang Di Cafe RP jln Kalabat kota Palangka Raya..
Dalam Jumpa Persnya, Pancani Gandrung selaku Ketua Panitia Kongres Masyarakat Dayak Lintas Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimantan Tengah (Kalteng) Mengatakan tujuan dari dilaksanakan kongres ini adalah sebagai wadah bagi masyarakat Adat Dayak untuk mengevaluasi capaian-capaian hasil rekomendasi dari hasil kongres yang sebelumnya belum terealisasi dan juga sebagai evaluasi kita kedepannya.
Pancani menegaskan digelarnya kongres ini tidak ada kaitannya dengan agenda politik, meksi dilaksanakan di tahun Pilkada, tapi murni sebagai evaluasi terhadap hasil rekomendasi kongres sebelumnya sehingga nanti dalam pelaksanaannya akan melakukan koordinasi kepada pihak yang
Lebih lanjut, Sehingga dengan adanya Kongres Lintas DAS Yang pertama ini kita bisa melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap permasalahan yang ada. salah satunya soal pandemi Covid-19 yang sudah mengakibatkan ekonomi dan sosial masyarakat tidak stabil seperti biasa. Ucap Pancani Gandrung
Dilain sisi, Toeseng selaku Ketua Stering Komite mengatakan bahwa dalam Kongres Masyarakat Dayak Lintas Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimantan Tengah (Kalteng) ini kita akan hadirkan 2 tokoh nasional yang dimana salah satunyan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong dan juga akan di hadiri oleh Kapolda, Danrem, Dewan Adat Daerah (DAD) Kalimantan Tengah.
Toeseng berharap dengan adanya kegiatan Kongres Masyarakat Dayak Lintas Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimantan Tengah (Kalteng) ini yang merupakan salah satu sarana perjuangan Masyarakat Dayak dari dulu sampai sekarang. Sehingga Masyarakat Dayak dapat berjuang untuk menuju eksistensinya.
Dengan ini agar seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal dan mendukung dan mensukseskan Kongres Masyarakat Dayak Lintas Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimantan Tengah (Kalteng) tersebut.
Diakui dari hasil kongres terdahulu ada beberapa hasil rekomendasi yang belum terealisasi dan melalui kongres nanti sebagai sarana untuk merevitalisasi dan evaluasi mengenai cita-cita dan perjuangan masyarakat Dayak yang belum terealisasi.
Dijelaskan, latar belakang terbentuknya panitia kongres ini yakni napak tilas Tumbang Anoi, dilanjutkan Gerekan Dayak Nasional yang dilaksanakan pada 2019 dan hasupa hasundau yang dilaksanakan 30 Juli 2020 di Hotel Hawai Palangka Raya yang mengamatkan agar dibentuk panitia kongres ini agar bias menjadi wadah aspirasi masyarakat adat
www.lintasberita1.com *#RISMAN#*


