Selain itu, dalam mewujudkan ZI WBK dan WBBM reformasi birokrasi menjadi komitmen seluruh institusi beserta aparatur pemerintah dan pelayanan publik, dapat dinilai dari seberapa besar perubahan mendasar yang dilakukan secara bertahap, yang diharapkan mampu membentuk karakter aparatur birokrasi secara pribadi maupun kelembagaan, yang pada akhirnya dampak positif dari perubahan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Hal ini dapat dimulai dengan upaya strategis membangun karakter aparatur dan organisasi yang beretika dan profesional. Melalui pencanangan ZI WBK dan WBBM, diharapkan setiap institusi dan aparaturnya memiliki akuntabilitas dan kualitas kinerja yang semakin baik,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan BPK RI Kalteng Dionisius Yudianto, Ombudsman Kalteng R Biroum Bernardianto, Tokoh Masyarakat Martin Ludjen, Perguruan Tinggi di Kota Palangka Raya Suyatno dan dunia usaha Nurdini. (Pendim 1016/Plk)
semakin baik,” ujarnya.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan BPK RI Kalteng Dionisius Yudianto, Ombudsman Kalteng R Biroum Bernardianto, Tokoh Masyarakat Martin Ludjen, Perguruan Tinggi di Kota Palangka Raya Suyatno dan dunia usaha Nurdini.
(Pendim 1016/Plk)
www.lintasberita1.com *#RSM#*

