PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (Adpisi) Kalimantan Tengah resmi dikukuhkan yang dimana Pelantikan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode daring dan offline. Sabtu (20/02/2021).
Yang mana, para pengurus DPW Adpisi Kalteng yang berada di Masjid Salahuddin komplek Universitas Palangka Raya, dilantik oleh Ketua Umum DPP Adpisi Aam Abdussalam yang berada di Jakarta dengan menggunakan aplikasi pertemuan daring, dengan disaksikan langsung oleh Ketua DPW Adpisi se-Indonesia dan Perwakilan Kemenag Kalteng.
Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Sugianto Sabran diwakili oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kesra Sekertariat Kalimantan Tengah Achmad Hairuddin mengatakan, dosen memiliki peran dan tugas pokok strategis dalam melakukan percepatan pembangunan nasional di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia.
“Dosen dituntut untuk memiliki kompetensi dan profesionalitas yang memenuhi standar nasional, sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang untuk menjamin terlaksananya proses belajar mengajar dan terwujudnya perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing, baik secara nasional maupun internasional,” ucapnya saat menyampaikan sambutan.
lebih lanjut ia juga menjelaskan, menjaga konsistensi dan profesionalisme dalam berorganisasi membangun pendidikan keagamaan yang lebih baik juga merupakan hal yang penting yang harus dipegang setiap anggota guna memberikan banyak manfaat bagi kemajuan hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Selain itu, peningkatan kompetensi dosen harus terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya untuk terus menerus mengembangkan mutu, wawasan, profesionalitas dan ketrampilan dosen secara terarah dan berketanjutan, khususnya bagi para dosen Pendidikan Agama Islam yang ada di Bumi Tambun Bungai.
Sementara itu, Ketua DPW Adpisi Kalteng, Syamhudian Noor menuturkan, dengan adanya Adpisi ini, akan mampu memberikan suplemen pengetahuan dan kesadaran bersama tentang pentingnya penyemaian Pendidikan Agama Islam dan memberikan rahmat bagi seluruh makhluk hidup dan bagi bangsa Indonesia.
“Pelantikan ini semestinya dilakukan pada ada awal 2020 yang lalu. Namun karena pandemi Covid 19 sehingga tidak bisa segera dilangsungkan saat itu. Untuk itu, pelantikan ini kami laksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat,” tutupnya.
www.lintasberita1.com *#RSM#*


