Lintasan yang berada pada lahan 6 hektar itu rencanya akan terus dikembangkan. Hal itu dilakukan karena sebagai putra daerah, Darsani berkeinginan agar Arutara cepat berkembang seperti layaknya kecamatan lain.
“Akan terus kami kembangkan dengan menggandeng komunitas ini (trail). Potensi di Arutara sebenarnya tidak kalah menarik dengan daerah lain,” paparnya.
Diketahui, iring-iringan para rider trail datang di lintasan ini sekitar pukul 3 sore setelah mengikuti kunjungan Kapolres ke Desa Pandau. Sebagian rider mengatakan bahwa masih banyak yang harus dibenahi dalam lintasan ini.
“Terlalu ekstrim, gundukannya kurang tinggi dan kurang lebar. Sehingga kami sendiri takut terjungkal,” ucap salah satu rider asal Pangkalan Bun.
Sementara itu usai memantau semua rider mencoba beberapa putaran, E Dharma foto bersama Kapolsek Arutara, Ipda Rahis Fadhlillah, S.TrK. serta owner lintasan tersebut. Kegiatan diakhiri jamuan makan di kediaman Darsani yang sekaligus merupakan tokoh Suku Dayak di Kecamatan Arut Utara. Www.lintasberita1.com, #Suhud Mas’ud#

