Dari hasil konfirmasi Tim lintasberita1.com, kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penaataan Ruang telah diketahui “Terpal berwarna Coklat sengaja dipasang upaya penanganan darurat supaya air hujan tidak masuk ke pori pori tanah secara langsung hanya untuk memperlambat longsor” ungkapnya.
Diakui oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Murung Raya bapak Richard, ST bahwa jalan tersebut sudah mengalami penurunan sejak tahun 2018 namun akibat terkendalanya dana ( refokusing anggaran) sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya baru bisa menganggarkan pada tahun 2021 dan akan di kerjakan tuntas total penanganannya dengan nilai Rp.5.000.000.000.- (Lima Milyar Rupiah), tegasnya.
www.lintasberita1.com #timlintasberita1.com#

