Ia menegaskan, penanganan potensi kebakaran tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun petugas di lapangan. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah munculnya titik api dan mengurangi risiko kebakaran.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau petugas di lapangan. Semua pihak harus memiliki kewaspadaan dan kewaspadaan agar potensi kebakaran bisa diminimalkan,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar tersebut menambahkan, menjaga keamanan dan stabilitas daerah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama selama musim kemarau.

Subandi berharap semangat kemerdekaan dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas Kota Palangka Raya. *#TIM#* www.linatsberita1.com