Barito Selatan, lintasberita1.com- Usaha nanas madu perigi Bapak Yosep (46) di Desa Pararapak atau Dusun Danau Jutuh Kecamatan Dusun Selatan Buntok Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah.

Dari wawancara tim lintasberita1.com yang secara langsung kepada Bapak Yosep selaku pemilik usaha nanas madu perizi, Pada sabtu sore, 20 November 2020.

Bapak Yosep mengatakan “bahwa penjualan sangat menurun dari pada biasanya karena adanya pandemi covid 19 yang biasanya hasil penjualan 3000 ribu buah per hari sekarang sangat menurun drastis menjadi 1000 buah per hari, Bahkan itu pun bisa tidak mencapai 1000 buah ini penjualan per hari dimasa pandemi covid 19, Sehingga dari pendapatan sangat menurun drastis”Ungkapnya.

Tidak Hanya Bapak Yosep Tim Lintasberita1.com juga mewawancarai Bapak Gelory (57) sebagai salah satu penyuplai nanas madu perizi beliau juga mengatakan bahwa dampaknya pandemi covid 19 sangat berdampak bagi perekonomian petani nanas madu perizi dalam hal pendapatan mereka menurun drastis.

Bapak Yosep dan Bapak Gelori juga mengatakan bahwa pertanian dan usaha nanas madu perizi ini pernah mendapat penghargaan atau piagam di Bogor, dalam bidang usaha dan pertanian nanas yang ada di Desa Pararapak atau Dusun Danau Jutuh Kec. Dusun Selatan, Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Harapan Bapak Yosep dan Bapak Gelori mewakili seluruh petani dan pengusaha nanas madu perizi yang ada di Desa Pararapak atau Dusun Danau Jutuh Kec. Dusun Selatan, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Berharap agar pertanian nanas madu perizi lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentiangan, serta dinas terkait mereka berharap di perhatikan untuk dibantu dan difasilitasi dalam budi daya nanas madu perizi dan akses pemasaran untuk bisa lebih luas.