PALANGKA RAYA, Lintasberita1 – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dr. Suyuti Syamsul MPPM, diwakili Kasi P2PM, Eddy Kelana menghadiri pertemuan peningkatan kapasitas petugas P2 Hepatitis Kabupaten/ Kota dan Puskesmas se-Kalteng, di Hotel Aquarius, Kamis (17/6/2021).

Membacakan sambutan tertulis Kepala Dinkes Provinsi Kalteng Eddy Kelana, menerangkan, hepatitis merupakan proses peradangan sel-sel hati, yang bisa disebabkan oleh infeksi (virus, bakteri, parasit) obat-obatan konsumsi alkohol, lemak yang berlebihan, dan penyakit autoimmune.

Virus Hepatitis merupakan penyebab yang terbanyak jenis jenisnya yaitu A,B,C,D & E. Hepatitis A dan E, sering muncul sebagai KLB, biasanya ditularkan secara fecal oral, dan orang yang terinfeksi dapat sembuh, dengan segera.

Sedangkan untuk hepatitis B, C dan D (hep D kasus sedikit) ditularkan secara parenteral, dapat menjadi kronis, yang kemudian dapat menimbulkan sirrosis dan kanker hati, Sehingga Hepatitis B & C merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di dunia, termasuk di Indonesia tersendiri.

Eddy menyebutkan, data pada bulan Januari-Mei 2021, terdapat 13.027 orang dengan target deteksi dini hepatitis B pada ibu hamil 48.291 orang. Ibu hamil positif hepatitis B berjumlah 403 orang, bayi lahir dari ibu positif hepatitis B berjumlah 205 orang dan bayi yang mendapatkan HbIg berjumlah 205 orang.