PALANGKA RAYA,Lintasberita1.com, – Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, M Hasan Busyairi sepakat dengan kebijakan Wali Kota untuk membuka secara bertahap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di wilayah setempat.
M Hasan Busyairi yang merupakan legislator Partai Golkar ini mengatakan, PTM terbatas yang dilaksanakan secara bertahap dapat mempermudah dalam melakukan evaluasi dampak yang ditimbulkan. Mengingat saat ini di Kota Palangka Raya masih masa pandemi Covid-19.
“Evaluasi dimaksudkan untuk mengetahui dan mendata apakah selama PTM terbatas ada muncul klaster atau tidak. Jadi kami sepakat dengan kebijakan Wali Kota,” kata Hasan, Rabu (6/10/2021).
Dikatakannya juga, proses PTM terbatas, khususnya pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama harus mengacu pada ketentuan yang disepakati dalam SKB 4 menteri.
Selain itu, dikatakannya bahwa PTM terbatas juga harus mengacu pada kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, terutama terkait pelaksanaan PTM jenjang SMA dan SMK sederajat.
“Intinya kebijakan di bidang pendidikan diperlukan prinsip kehati-hatian karena menyangkut kesehatan peserta didik sebagai pondasi dasar penerus bangsa,” ujarnya.
M Hasan Busyairi juga meminta, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya melakukan pelaksanaan tersebut dengan kehati-hatian dan mengambil sampel dari satu sekolah terlebih dahulu dalam melaksanakan PTM.

