Ia menjelaskan, Huma Betang memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat Dayak. Rumah tradisional tersebut merepresentasikan semangat kebersamaan, toleransi, persatuan, dan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam.

“Sesuai apa yang disampaikan gubernur, bangunan Huma Betang ini nantinya menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda terkait nilai-nilai budaya dan filosofi kehidupan masyarakat,” katanya.

Sigit juga mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan tersebut agar tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat dalam pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.

Menurutnya, warisan budaya Kalimantan Tengah perlu terus diperkenalkan kepada generasi penerus agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak tergerus oleh perubahan zaman.

“Gubernur kita sangat peduli dengan budaya daerah. Oleh karena itu, seluruh pihak saya harap turut mendukung apa yang menjadi program ini,” tutupnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com