Syaufwan menegaskan, perhatian terhadap korban perlu dilanjutkan melalui koordinasi antarperangkat daerah. Langkah ini penting untuk memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal memperoleh pendampingan serta bantuan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Ia juga menyoroti sejumlah kebutuhan yang perlu diperhatikan setelah kebakaran, mulai dari tempat tinggal sementara, pengurusan administrasi, layanan kesehatan hingga kebutuhan anak-anak dan keluarga terdampak.

“Kami berharap bantuan tidak berhenti pada saat kunjungan saja. Perlu ada pendampingan lanjutan, terutama untuk kebutuhan tempat tinggal, administrasi, kesehatan dan kebutuhan anak-anak maupun keluarga yang terdampak,” tuturnya.

Selain dukungan pemerintah, Syaufwan mengajak masyarakat untuk turut membantu warga yang terdampak. Menurutnya, solidaritas dan kepedulian sosial dapat menjadi penguat bagi para korban dalam melewati masa sulit dan menata kembali kehidupan mereka.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah hadir, masyarakat juga diharapkan ikut membantu dan memberikan dukungan agar para korban bisa kembali menjalani kehidupan secara bertahap,” pungkasnya.

Syaufwan berharap penanganan pascakebakaran dilakukan secara berkelanjutan agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dan keluarga terdampak memperoleh dukungan yang diperlukan selama proses pemulihan. *#TIM#* www.lintasberita1.com