“Anak-anak perlu dikenalkan dengan budaya dan kearifan lokal sejak dini. Melalui cerita rakyat, mereka tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga belajar tentang nilai kehidupan, etika, dan identitas bangsa,” katanya.

Ia berharap, Lomba Bertutur dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak sekolah di Kota Palangka Raya. Dengan jangkauan peserta yang semakin luas, kesempatan pelajar untuk mengembangkan kemampuan membaca, memahami cerita, dan berkomunikasi juga diharapkan semakin terbuka.

Dede menegaskan, DPRD mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui penguatan literasi sejak usia dini.

“DPRD tentu mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Literasi adalah fondasi penting untuk mencetak generasi yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com