“Kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga. Jika semua pihak memiliki kepedulian yang sama, maka lingkungan yang bersih dan sehat akan lebih mudah terwujud,” katanya.

Selain pengelolaan sampah secara mandiri, Dede juga mendorong masyarakat aktif mengikuti kegiatan kerja bakti dan gotong royong di lingkungan tempat tinggal. Kegiatan tersebut tidak hanya membantu menjaga kebersihan kawasan permukiman, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarwarga.

Ia berharap, kebiasaan menjaga kebersihan dapat terus tumbuh menjadi budaya masyarakat Kota Palangka Raya. Dengan dukungan warga dan pemerintah, persoalan sampah diharapkan dapat ditangani secara lebih optimal.

Dede menegaskan, lingkungan yang bersih merupakan bagian penting dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Karena itu, kepedulian terhadap sampah perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. *#TIM#* www.lintasberita1.com