“Jadi bolak balik beliau dirawat. Kalau sembuh dirawat di rumah, terus kalau sakit ke rumah sakit. Meninggal karena sakit tua, juga komplikasi ginjal dan jantung. Namun yang pasti memang sudah berumur,” ungkapnya.

Sosok almarhum merupakan panutan keluarga, tidak pernah marah, sangat menyayangi anak, cucu, keluarga bahkan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Beliau sebagai panutan keluarga. Kami sangat kehilangan dan beliau merupakan salah satu pendiri Kalteng. Semoga beliau mendapatkan surga,” doanya.

www.lintasberita1.com *#RSM#*