“Saran dan masukan selalu kami tunggu dari seluruh masyarakat. Karena dengan bahu membahu apa yang menjadi keinginan bersama dalam memajukan Kobar akan segera terwujud,” tandasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kondusifitas di wilayah Kalteng. Ia meminta antara aparatur pemerintahan dan para tokoh agama serta tokoh masyarakat ikut bisa berjalan bersama-sama dalam segala bidang khususnya menjaga stabilitas keamanan.
“Kalteng, khususnya Kobar ini mari kita jaga bersama. Jangan sampai ada oknum-oknum yang mengatasnamakan dari Ormas tertentu membuat suasana kurang nyaman,” tegas Gubernur.
Kemajuan Kobar dan Kalimantan Tenah ini, sambung Gubernur, adalah dari niat dan kemauan kita sendiri dan didukung oleh para investor. Maka, lanjut dia, rasa aman dan nyaman di wilayah ini harus dijaga sebaik mungkin agar para pengusaha percaya bahwa di bumi Borneo ini selalu dalam suasana yang kondusif.
Pada pertemuan kali ini, Bupati Kobar memberikan waktu kepada seluruh Camat, Tokoh Mayarakat dan Tokoh Agama untuk menyampaikan pendapat serta memberikan masukan tentang perkembangan situasi dan pembangunan di wilayahnya masing-masing.
Salah satu tokoh masyakat dari Kecamatan Arut Utara (Arutara), Yoner menyampaikan tiga hal:

