PALANGKA RAYA, Lintasberita1 – Memperingati Hari Lahir Pancasila, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan Focus Group Discussion (FGD), di Aurila Hotel Palangka Raya, Selasa (01/06/2021).
Hadir sebagai narasumber adalah Alfian Mawardi yang merupakan Ketua Forum Komunikasi Pemuda Kalimantan Tengah (FKP-KT).

Dalam materinya, menurut pendapatnya Alfian mengatakan bahwa kemanusiaan itu di atas Agama (Humanity above Relegion). “Perbuatan buruk manusia itu adalah datang dari manusia sendiri, bukan dari identitas Agama nya,” tutur Alfian.
Di era digital yang berkembang pesat banyak sekali polarisasi yang terjadi apalagi disaat kontestasi politik akan dimulai. Sebagai pemuda yang berideologi Pancasila, saya selalu berpesan kepada para milenial bahwa kita harus memegang prinsip toleransi. Jangan terlalu mudah mengkotak-kotakkan orang lain saat pandangan politiknya dan warna RAS yang berbeda.
Di dalam sila ke- 4 itu sudah jelas, kita harus bermusyawarah dalam bermufakat atau yang saat ini dikenal dengan Tabayyun.

“Jika ada masalah, harus disampaikan baik-baik, bermusyawarah, bukan (misal) disebarkan ke media sosial yang akhirnya memperuncing perbedaan dan membuat masalah tersebut semakin besar bagaikan bola salju,” jelas Alfian.
Momentum Hari Lahir Pancasila adalah hari yang sangat luar biasa dan bersejarah. “Setiap memperingati Hari Lahir Pancasila, Saya selalu menuliskan kalimat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di akun media sosial. Karena menurut saya, Indonesia masih jauh dari kata keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Keadilan yang sebenarnya adalah hak semua anak bangsa akan tetapi tidak terimplementasi dengan benar bagi seluruh rakyat Indonesia ,” imbuh Alfian.

