PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Bentuk Sinergitas Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, Serka Eko Wijaya dan Aipda Toha yang selalu aktif melaksanakan edukasi kepada warga tentang upaya pencegahan karhutla. Kamis (13/08/2020).
Sasaran edukasi kali ini berbeda dari biasanya, kedua aparat keamanan ini memilih kalangan mahasiswa sebagai pelopor edukasi warga untuk mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan.
“Kebetulan ada mahasiswa dari Universitas Palangka Raya yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata atau KKN di wilayah Kelurahan Menteng. Sehingga kami mengajak kalangan intelektual muda itu untuk bersama-sama mensosialisasikan upaya pencegahan karhutla,” kata Babinsa Serka Eko Wijaya.
Menurutnya, merubah cara berfikir atau mindset untuk tidak membakar lahan dan mengarahkan untuk membuat kompos yang lebih ramah lingkungan tentu tidak mudah.
Perlu adanya konsistensi dan sinergisme instansi terkait pada tingkat bawah hingga atas.
“Salah satunya kalangan milenial sudah semestinya sebagai pelopor dalam membantu upaya pemerintah mencegah bencana. Baik bencana karhutla maupun edukasi warga agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” imbunnya.
Sementara itu, Aipda Toha menegaskan, bahwa tindakan membakar lahan dapat menimbulkan masalah besar terutama pelakunya dapat dikenakan sanksi pidana maupun sanksi denda uang hingga miliaran rupiah.


