Terakhir, Fahrizal Fitri mengingkapkan terkait masalah yang sedang terjadi di lokasi food estate saat ini yakni belum optimalnya perbaikan infrastruktur irigasi seperti pengerukan saluran irigasi primer dan sekunder, belum terbangunnya pintu air, tanggul, pemeliharaan saluran yang merupakan faktor utama dalam mengendalikan kebutuhan air bagi pertanaman.
Masalah lainnya yakni, fenomena iklim yang cukup ekstrim terjadi sejak akhir Tahun 2020 sampai dengan sekarang ini mengakibatkan pelaksanaan pengolahan lahan dan penanaman di lapangan. Hal ini dikarenakan ketinhgian permukaan air dilahan pada kisaran 15-39 Cm, melebihi standar maksimal yaitu 10 Cm, untuk dapat ditanami padi Varietas unggul, juga banyak mengakibatkan banyaknya tanaman padi yang rebah sebelum sampai masanya dipanen. Terakhir keterbatasan SDM dalam hal ini petani.
www.lintasberita1.com #TIM#

