Terakhir, keberadaan Badan Layanan Umum akan menciptakan ekosistem untuk keberlanjutan pengelolaan Food Estate. Badan Layanan Umum akan menjadi regulator fasilitator antara oara petani dengan off taker, Bank dan research center.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri melaporkan progres perkembangan komoditas padi per 31 Maret 2021. Kawasan Kabupaten Pulang Pisau dengan target 10.000 Ha, dimana realisasi olah tanam sudah berjalan 100 persen, realisasi tanam 100 persen dan realisasi panen dari target 6.917 Ha sudah berjalan sekitar 69,17 persen. Sementara itu, Kabupaten Kapuas dengan target 20.000 Ha, dimana realisasi olah tanam sudah berjalan 98,79 persen, realisasi tanam 95,16 persen dan realisasi panen dari target 8.945 Ha sudah berjalan sekitar 44,73 persen.

Fahrizal Fitri juga menyampaikan terkait progres perkembangan komoditas pendukung lainnya yakni Hortikultura. Di Kabupaten Pulang Pisau terdapat seperti durian, kelengkeng, jeruk, sawi hijau, kangkung dan cabai. Untuk wilayah Kabupaten Kapuas terdapat durian, jeruk, sawi dan cabai.

Perkembangan pendukung lainnya untuk perkebunan dan peternakan. Di Kabupaten Pulang Pisau terdapat seperti itik breeding, sapi dan kelapa genjah. Untuk wilayah Kabupaten Kapuas juga terdapat itik breeding, sapi dan kelapa genjah.