Disampaikan Wagub, saat ini belum semua Kabupaten/Kota mencapai angka reproduksi efektif di bawah 1.
“Secara keseluruhan, jika dilihat dari angka reproduksi efektif atau angka reproduksi Virus Corona, saat ini hanya Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Barat yang angka reproduksi efektifnya di bawah 1. Yang lainnya masih di angka atas 1, sehingga penularan Covid-19 dalam masyarakat masih cenderung tinggi. Bapak Gubernur minta perhatian Bupati seluruh Kalteng, didukung dari Kota, PMI, Kepolisian, Kejaksaan, Perangkat Daerah Kabupaten/Kota, untuk semangat terus meningkatkan upaya penanganan Covid-19,” ucap Wagub.
Lebih lanjut, Wagub Habib Ismail meminta dukungan Bupati/Wali Kota dan seluruh pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten/Kota terkait anggaran pelaksanaan vaksinasi.
“Pastikan seluruh sarana-prasarananya memadai, petugasnya terlatih, dan jumlahnya memadai. Pelaksanaan vaksinasi massal agar diperbanyak,” tegas Wagub.
Sementara itu, terkait Surat Edaran Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Nomor SE-2/PK/2021 tanggal 8 Februari 2021 mengenai anggaran pencegahan Covid-19, Pemerintah Daerah diminta melakukan realokasi dan refocusing Dana Alokasi Umum (DAU) dan/atau Dana Bagi Hasil (DBH) yang digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pemerintah Daerah juga diminta mendukung kelurahan dalam penanganan pandemi Covid-19 serta mengalokasikan dana untuk insentif bagi tenaga kesehatan, belanja kesehatan lainnya, dan kegiatan prioritas yang ditetapkan Pemerintah.

