“Namun, perlu ada sinergi nyata antara pemerintah daerah, lembaga penelitian, universitas, dan masyarakat.”

Dengan curah hujan tinggi yang diperkirakan terjadi pada Desember ini, mengambil tindakan proaktif bukan sekadar pilihan, tetapi keharusan. Kalimantan Tengah memerlukan strategi mitigasi bencana yang cerdas, adaptif, dan berkelanjutan.

Wengga optimistis bahwa dengan pendekatan komprehensif, Kalteng dapat mengubah ancaman banjir menjadi peluang untuk reformasi sistemik dalam pengelolaan lingkungan dan kebencanaan. *#TIM#* www.lintasberita1.com