“Hal yang memprihatinkan yaitu tren kematian yang mengalami peningkatan, dari 2,48% ke 2,51%. Peningkatan tren kematian yaitu pada Kabupaten Katingan, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Barito Timur dan Kabupaten Lamandau”, ucap Fahrizal Fitri.
Lebih lanjut Fahrizal Fitri menyampaikan, jika dilihat berdasarkan Kecamatan, Desa dan Kelurahan, penyebaran kasus aktif covid-19 di Kalteng berada pada 76 Kecamatan atau 55,88% dari jumlah kecamatan, terdapat pada 188 Desa dan Kelurahan atau 11,93% dari jumlah desa dan kelurahan. Dengan penerapan PPKM Mikro di Kalteng, Satgas Kabupaten/Kota sudah dapat memetakan lebih detil lagi sebaran kasus aktif covid-19 sampai pada tingkat Rukun Tetangga (RT). Berdasarkan data yang diterima Satgas Prov. Kalteng tanggal 8 April 2021, sebanyak 8 RT berada pada Zona Merah, 11 RT pada Zona Oranye dan 616 RT Zona Kuning.
Fahrizal Fitri meminta perhatian serius Bupati/Walikota untuk memastikan pemetaan tingkat RT ini dilaksanakan dengan baik.
“Karena data yang kami terima, Laporan Kabupaten/Kota belum semuanya lengkap. Laporan Kabupaten Murung Raya baru 1 Kelurahan dari 6 Desa/Kelurahan yang ada kasus aktifnya. Dengan adanya pemetaan di tingkat RT, maka pengendalian covid-19 bisa menjadi lebih fokus”, tegas Fahrizal Fitri.

