Dan kesempatan itu, Mendagri mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Kementerian Dalam Negeri menunjukkan bahwa memang masih ada terjadi pelanggaran yang tidak terlalu signifikan, sekitar yaitu 2,2%, baik pelanggaran dalam bentuk PKPU maupun juga ada pelanggaran Covid-19. Untuk itu, Mendagri Tito Karnavian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) atas kerja kerasnya dalam menyukseskan pelaksanaan tahapan Pilkada tersebut Ucap

Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Abhan dalam paparannya menyatakan bahwa kunci suksesnya Pilkada Serentak 2020 salah satunya adalah penerapan protokol kesehatan secara ketat. ” Kuncinya pastikan penyelanggaraan sehat dari kovid Jadi tidak ada keraguan masyarakat untuk datang ke TPS, Berikutnya adalah penerapan standar protokol Covid secara ketat dalam pungut-hitung jadi salah satu faktor kunci kesuksesan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Bawaslu juga menginstruksikan jajaran pengawas mengawasi setiap proses pungut hitung dengan memedomani dan menerapkan standar protokol kesehatan,” tegasnya.

Mengamini pernyataan Ketua Bawaslu, Ketua KPU RI Arief Budiman menegaskan komitmen KPU untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada benar-benar menaati protokol kesehatan. “KPU mengimbau kepada seluruh stakeholders yang terlibat dalam proses penyelenggaraan Pemilu agar memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran penularan virus Covid-19,” tandas Ketua KPU RI.