Menurut keterangan seorang Tokoh Masyarakat, SUL ( yang disamarkan Namanya ), sungai itu sudah ada sejak dahulu jaman nenek moyang mereka yang merupakan Suku Dayak Pangkut. Di Sungai inilah mereka menggantungkan hidupnya dari berburu ikan dan lainnya untuk kebutuhan makan setiap harinya.

“Damar (getah) kayu, batang pakit, getah merah, ikan, rotan, untuk minum dan mandi. Dahulu airnya jernih tapi sekarang keruh,” tukas SUL ditemui di wilayah RT 06 Pangkut, Sabtu siang (25/1).

Selain itu, SUL juga menjelaskan tentang penebangan dan pembukaan lahan sumber daya alam (SDA) yang berada disepanjang bibir sungai Jampao diawali pada tahun 1997 hingga tahun 1999.

“Waktu itu PT Astra bilang kalau 200 meter dari sungai tidak ditanami. Karena itu untuk lahan tanaman warga. Tapi sekarang seperti itu,” imbuhnya.
www.lintasberita1.com , #SUHUD#