1. Pelaksanaan Program Prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera.

  2. Pemberdayaan keunggulan lokal berbasis kearifan budaya Belom Bahadat.

  3. Pembangunan infrastruktur jalan dan revitalisasi lintas kota.

  4. Pengembangan wilayah khusus Delta Kalteng Ekonomi Eksklusif.

  5. Peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, pelatihan kewirausahaan, dan peningkatan kompetensi SDM.

  6. Peningkatan kualitas pendidikan melalui pendidikan gratis dan insentif tenaga pengajar.

  7. Peningkatan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan.

  8. Penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif, dinamis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Peningkatan tata kelola pemerintahan menjadi kunci agar seluruh proses perencanaan dan pembangunan berjalan lebih efektif dan responsif,” tegas Leonard.

Melalui konsultasi publik ini, Leonard berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan konstruktif guna menyempurnakan Ranwal RKPD 2027, agar dokumen perencanaan yang dihasilkan benar-benar relevan, terukur, dan menjawab kebutuhan masyarakat secara berkeadilan.

Ia juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah untuk menyinergikan sasaran dan jadwal perencanaan pembangunan daerah, sehingga tercipta keterpaduan program antara provinsi dan daerah.

“Forum ini harus dimanfaatkan dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang Bermartabat, Berkah, Maju, dan Berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Kepala OPD lingkup Pemprov Kalteng, jajaran Bapperida, Kepala Bappedalitbang kabupaten/kota se-Kalteng, tokoh masyarakat, serta perwakilan Perusahaan Daerah dan BUMD, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. *#TIM#* www.lintasberita1.com