Rusdi Gozali mengatakan hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan masukan dalam pembahasan bersama mitra teknis, khususnya Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurutnya, transformasi digital tidak cukup hanya dengan membangun aplikasi. Dibutuhkan integrasi sistem, infrastruktur data, regulasi, sumber daya manusia, serta dukungan anggaran agar teknologi benar-benar berdampak pada kualitas pelayanan masyarakat.
“Kunjungan pada 3 September ini memberi arah baru bagi kami. Model pelayanan seperti Tangsel One dan keberadaan asisten virtual seperti Helita sangat relevan untuk diadaptasi sesuai karakteristik wilayah Kalimantan Tengah, demi menciptakan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat,” tutup Rusdi Gozali. *#TIM#* www.lintasberita1.com

