Tak hanya aplikasi layanan publik, Komisi IV DPRD Kalteng juga menaruh perhatian pada sistem Command Center Kota Tangerang Selatan.

Di fasilitas tersebut, rombongan melihat demonstrasi pengolahan data publik secara real-time. Sistem ini mengintegrasikan pemantauan sensor kota, jaringan CCTV, hingga distribusi laporan pengaduan dari Tangsel One dan Helita kepada unit teknis di lapangan.

Model tersebut menjadi perhatian karena memungkinkan laporan masyarakat diteruskan kepada perangkat daerah terkait tanpa melalui rantai koordinasi yang panjang. Integrasi data juga dinilai dapat membantu mengurangi kesenjangan informasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dari kunjungan tersebut, Komisi IV DPRD Kalteng mencatat sejumlah aspek yang dinilai relevan untuk pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kalimantan Tengah.

Salah satunya adalah kebutuhan mengintegrasikan berbagai aplikasi pelayanan milik OPD ke dalam satu ekosistem. Model single sign-on seperti Tangsel One menjadi salah satu konsep yang dipelajari untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah.

Selain itu, pemanfaatan AI seperti Helita dinilai dapat menjadi referensi dalam pengembangan layanan informasi dan pengaduan masyarakat yang dapat beroperasi secara otomatis. Penguatan Command Center juga menjadi catatan penting untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara real-time.