Nirwan mengingatkan, haji adalah wukuf. “Jaga kesehatan jelang wukuf. Kami sudah siapkan KKHI Makkah dengan lebih dari 200 tempat tidur dan dokter spesialis. Namun yang utama adalah jemaah harus mampu menjaga kesehatannya masing-masing. Gunakan APD dan ikuti anjuran kesehatan yang sudah disampaikan oleh Tim Promotif Preventif dan dokter Kloter,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka menyatakan, Pemerintah Indonesia sangat peduli dengan kesehatan jemaah haji khususnya dalam melaksanakan wukuf sebagai puncak ibadah haji nanti.

“Kemenkes akan menyewa *tenda khusus* berukuran 15×20 meter untuk klinik jemaah haji lengkap dengan AC dan genset. Seluruh peralatan kesehatan dan obat-obatan akan dipersiapkan oleh PPIH kesehatan,” tegas Eka.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.(gi)

www.lintasberita1.com , #TIM#