Indonesia Menjadi Centre Of Excellence OKI
untuk Pengembangan Vaksin dan Bio-Teknologi

JEDAH, www.lintasberita1.com- Pada tanggal 7 Desember 2017, Konferensi Tingkat Menteri Kesehatan Organisasi Kerja Sama Islam (KTM OKI) ke-6 di Jeddah mengesahkan penetapan Indonesia sebagai Centre of Excellence on Vaccine and Bio-technology Products. Penetapan ini ditegaskan dalam Resolusi OKI mengenai “Self-Reliance in Supply and Production of Medicines, Vaccines and Medical Technologies”. Resolusi antara lain menyetujui Kerangka Acuan Pembentukan Centre of Excellence di Indonesia dan meminta Pemerintah Indonesia untuk mempercepat proses pendirian Centre of Excellence dimaksud.

Menurut Menkes RI, Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, Sp.M(K) menyatakan, “Kepercayaan ini merupakan pengakuan atas kinerja Pemerintah Indonesia terkait industri vaksin dan produk bio-teknologi yang lebih maju dibandingkan umumnya di negara-negara anggota OKI”. Indonesia merupakan satu-satunya negara anggota OKI yang memiliki industri vaksin imunisasi lengkap yang diakui WHO. Lebih lanjut Menkes menjelaskan bahwa upaya ini merupakan lanjutan dari berbagai upaya Indonesia untuk mendorong pengakuan industri farmasi Indonesia di manca negara, seperti antara lain kehadiran Bio Farma, Kimia Farma dan Phapros di Arab Saudi dan sejumlah negara anggota OKI lainnya.